Puisi Untuk Patah Hati
Bianglala Kepalsuan
gandewa bianglala kau bawa
ke jendela hatiku
membiaskan warna-warna asmara
di setiap lekuk dan lipatan kalbu
dalam kesima netraku
kucumbu setiap bayangmu
yang muncul bersama surya pagi
memantul lewat tetes embun
di kemilau daun talas
warna -warni bianglalamu
memudar di telaga keruh
membuyarkan anganku
untuk terus mencumbunya
butiran-butiran embun di daun talas
berubah wujud
seiring hembusan bayu
dan tak bisa lagi kutebak
siapakah dirimu
tinggal ‘ku kini
sepi berkawan angin
sendiri
sunyi
hampa hatiku
Komentar
Posting Komentar