nyanyian penantian

 *nyanyian penantian*


senada takdir di bawah langit senja

bernuansa jingga sebelum awal malam

hening menyelinap bersama pekik burung balam

tercium aroma sengit menutup cakrawala


semesta kidungkan sekeping luka

hembus angin menyentuh kering

lantas menoreh lagi segaris jejas

embunpun terpercik merah menderas


bersama basah keringat, kuhirup namamu

: penantian


penantianku atas siluet kekasih

yang masih saja terpampang

di dinding malam

menjelaga di setiap sudutnya


tembang duka terus saja terngiang

mendukakan asa yang belum jelang

akan sebuah persenyawaan

raga dan sukma


dengan puisi jiwa kuukir namamu

: penantian



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Negeri Tercinta

Puisi Indahnya Negeri

bayang